Langsung ke konten utama

Postingan

Aspek Pada Management Control Framework dan Contohnya

Aspek Management Control Framework 1.       Planning and Organization 2.       Acquisition and Implementation 3.       Delivery and Support 4.       Monitoring Application control framework Boundary controls a. Cryptographic control ·          Transposition ciphers: menggunakan permutasi urutan karakter dari sederet string ·          Subtitution ciphers: mengganti karakter dengan karakter lain sesuai aturan tertentu ·          Product ciphers: kombinasi transposition dan subtitution ciphers b.Access control ·          Acccess controls yang digunakan dan kemungkinan masalahnya ·          Ukuran proteksi yang ditekankan pada mekanisme access controls ·  ...

Kendali Internal, Ruang Lingkup Kendali Internal dan Sistem Kendali Internal, Control Objectives, Control Risks, Management Control Framework dan Application Control Framework, Corporate IT Governance

a. Kontrol Internal  : Proses yang dipengaruhi oleh sumber daya manusia dan sistem teknologi informasi yang dirancang untuk membantu organisasi mencapai suatu tujuan tertentu atau suatu cara untuk mengarahkan, mengawasi, dan mengukur sumber daya suatu organisasi. Ruang Lingkup Kontrol Internal  : Menilai keefektifan sistem pengendalian intern, pengevaluasian terhadap kelengkapan dan keefektifan sistem pengendalian internal yang dimiliki organisasi, serta kualitas pelaksanaan tanggung jawab yang diberikan. Sistem Kontrol Internal  : Suatu sistem atau sosial yang dilakukan perusahaan yang terdiri dari struktur organisasi, metode, dan ukuran-ukuran untuk menjaga dan mengarahkan jalan perusahaan agar bergerak sesuai dengan tujuan dan prgram perusahaan dan mendorong efisiensi serta dipatuhinya kebijakan manajemen. b. Control Objectives  : Efektivitas proses departemen dalam mendukung desain dan persetujuan kerangka pengendalian program berbasis risiko dan me...

Konsep Dasar Kontrol dan Audit SI, Prinsip Dasar Proses Audit SI, Standar Panduan Audit SI

a. Konsep dasar kontrol dan audit sistem informasi(SI)  : untuk mengetahui apakah pengelolaan sistem dan tteknologi informasi telah mencapai tujuan strategisnya, seperti meningkatkan perlindungan terhadap aset-aset(Asset Saveguard), menjaga integritas data(Data Integrity), meningkatkan efektifitas sistem(Effectivity), dan meningkatkan efisiensi sistem(Efficiency). b. Prinsip-prinsip dasar proses audit SI  : Ada 5 prinsip audit SI, yaitu :  - Ethical conduct : Berdasar pada profesionalisme, kejujuran, integritas, kerahasiaan, dan kebijaksanaan. - Fair Presentation : Kewajiban melaporkan secara jujur dan akurat. - Due professional care : Implementasi dari kesungguhan dan pertimbangan yang diberikan. - Independence - Evidence-base approach. Adapun proses-proses meng-audit, seperti : - Perencanaan Audit(Planning The Audite) - Pengujian Pengendalian(Test of Controls) - Pengujian Transaksi(Test of Transaction) - Pengujian Keseimbangan atau Keseluruhan H...

Kelebihan dan Kekurangan Standar Audit SI

Audit SI Kelebihan Kekurangan COBIT ·           Rahasia ·           Integritas ·           Dapat memberi proteksi terhadap informasi yg sensitif dari akses orang tidak bertanggung jawab ·           Cobit hanya berfokus pada kendali dan pengukuran ·           Cobit hanya memberikan panduan kendali dan tidak memberikan panduan implementasi operasional ITIL (Information Technology Infrastructure Library) ·           Memberi deskripsi rinci sejumlah praktik penting TI dan menyediakan daftar komprehensif tugas dan prosedur ·           bukan merupakan...

lembaga-lembaga audit sistem informasi di indonesia

lembaga-lembaga audit sistem informasi di indonesia 1.      Ikatan Audit Sistem Informasi Indonesia (IASII). Ikatan Audit Sistem Informasi Indonesia (IASII) didirikan pada 20 Mei 2014. Lembaga ini dibentuk oleh beberapa praktisi dari berbagai universitas dan organisasi lainnya dibidang sistem informasi. Lembaga ini memiliki tujuan yaitu untuk menghindari penyimpangan dalam penggunaan sistem informasi yang semakin pesat di Indonesia. IASII bekerja sama dengan beberapa lembaga lain seperti Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Information System Audit and Control Association-Chapter Indonesia (ISACA), Institute of Internal Auditor, Forum Komunikasi Satuan Pengawas Intern. 2.      LPAI LPÄI Lembaga Pengembangan Auditor Internal adalah lembaga yang concern terhadap pengembangan SDM bidang audit internal. Sebagai salah satu divisi training dari Proesdeem Indonesia — lembaga konsultan manajemen yang sejak 1995 memfokuskan kegiatann...

Standar Dan Panduan Untuk Audit Sistem Informasi

Standar Dan Panduan Untuk Audit Sistem Informasi 1.      ISACA ISACA adalah suatu organisasi profesi internasional di bidang tata kelola teknologi informasi yang didirikan di Amerika Serikat pada tahun 1967. Awalnya dikenal dengan nama lengkap Information Systems Audit and Control Association, saat ini ISACA hanya menggunakan akronimnya untuk merefleksikan cakupan luasnya di bidang tata kelola teknologi informasi. ISACA didirikan oleh individu yang mengenali kebutuhan untuk sumber informasi terpusat dan bimbingan dalam bidang tumbuh kontrol audit untuk sistem komputer. Hari ini, ISACA memiliki lebih dari 115.000 konstituen di seluruh dunia dan telah memiliki kurang lebih 70.000 anggota yang tersebar di 140 negara. Anggota ISACA terdiri dari antara lain auditor sistem informasi, konsultan, pengajar, profesional keamanan sistem informasi, pembuat perundangan, CIO, serta auditor internal. Jaringan ISACA terdiri dari sekitar 170 cabang yang berada di l...

Analisis Resiko

Analisis Resiko Pengertian analisis resiko adalah bentuk keadaan ketidakpastian tentang suatu keadaan yang akan terjadi di masa depan dengan keputusan yang diambil berdasarkan berbagai pertimbangan pada saat ini. Analisis Risiko adalah suatu metode analisis yang meliputi faktor penilaian, karakterisasi, komunikasi, manajemen dan kebijakan yang berkaitan dengan risiko tersebut. Manajemen Risiko adalah usaha yang secara rasional ditujukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kerugian dari risiko yang dihadapi.